Bedanya Digital Marketing dan Traditional Marketing

Menurut data dari databoks.katadata.co.id, dalam 1 hari penduduk Indonesia menghabiskan 7 jam 59 menit untuk menggunakan internet. Adapun pengguna internet di Indonesia mencapai 64% dari total penduduk Indonesia atau sekitar 175,3 juta. Dengan perubahan yang terjadi, para pebisnis beradaptasi untuk menjangkau para customer dalam hal mempromosikan produk atau layanan mereka dari pemasaran produk atau layanan secara traditional menjadi digital atau yang banyak disebut orang sebagai digital marketing.

Apa itu Digital Marketing? Apa perbedaannya dengan traditional marketing? Mari kita bahas.

Pengertian Digital Marketing

Digital marketing adalah pemasaran produk atau layanan dengan saluran digital seperti media sosial, website, email, dan lain-lain. Digital marketing menjadi tren yang cukup efektif dalam memasarkan produk atau layanan karena tidak terikat oleh tempat dan waktu, kita dapat melakukannya kapan dan dimana saja. Berikut ini terdapat perbedaan antara traditional marketing dan digital marketing.

1. Cost
Memasarkan produk atau layanan dengan menggunakan iklan di TV, mencetak koran ataupun memasang banner di jalan pastinya mengeluarkan biaya yang tidak sedikit. Menggunakan digital marketing dapat menekan biaya yang lebih murah dan lebih cepat serta bisa digunakan oleh bisnis kecil, menengah, hingga besar.

2. Jangkauan
Penggunaan traditional marketing seperti memasarkan produk atau layanan menggunakan iklan di TV dapat menjangkau sampai ke pelosok desa. Penggunaan Digital marketing dengan memasarkan produk atau layanan dengan cara digital dinilai masih belum mampu menjangkau hingga ke pelosok desa, karena minimnya penggunaan internet oleh masyarakat desa.

3. Komunikasi
Traditional Marketing adalah komunikasi yang bersifat 1 arah yang berarti pembaca atau audiens tidak dapat berinteraksi. Digital marketing adalah komunikasi yang bersifat 2 arah sehingga pebisnis dapat berinteraksi dengan pembaca atau audiens.

Berikut ini adalah macam-macam dari digital marketing :

  • Search Engine Optimization
    Sering lihat website muncul paling awal di mesin pencari seperti google? ini yang dinamakan sebagai SEO. SEO bisa menjadi salah satu cara untuk mempromosikan bisnis dengan mengoptimalkan mesin pencari. Keuntungannya adalah dapat meningkatkan traffic di website kita.
  • Social Media Marketing
    Pemasaran produk atau layanan dengan menggunakan social media seperti Facebook, Instagram, Youtube dan lain-lain. Social media marketing dapat menaikkan brand awareness dan berujung pada mendapatkan traffic.
  • Content Marketing
    Salah satu pemasaran dengan cara membuat, merancang atau mendistribusikan konten yang bernilai, konsisten dan dapat menarik perhatian pembaca. Beberapa content marketing yang cukup populer seperti blog, ebook, video dan lain-lain.
  • Email Marketing
    Pemasaran dengan cara mengirim email ke customer dengan tujuan untuk berkomunikasi dengan customer. Email yang dikirimkan dapat dalam bentuk event, diskon, hingga informasi terbaru dari brand.
  • Pay Per Click
    Pemilik bisnis membayar pengiklan sesuai dengan iklan yang diklik. Beberapa pay per click yang bisa dicoba seperti Facebook Ads dan Google Ads.

Nah itu adalah penjelasan tentang Digital Marketing, tentunya dengan menerapkan sistem digital marketing pada bisnis, bukan hanya menjangkau audiens yang lebih banyak dan terarah, akan tetapi digital marketing juga akan menghemat pengeluaran / cost bisnis Anda. Apakah Anda berminat untuk mendalaminya? Semoga bermanfaat!